Antonio Rudiger Jadikan Pandemi Covid-19 sebagai Kesempatan Beramal Saleh

Jakarta, Mediadakwah.id – Kita semua bersepakat jika pandemi Covid-19 yang telah melanda berbagai belahan dunia membuat masyarakat umum mengalami cobaan yang memberatkan.

Cobaan yang tidak melulu soal kesehatan fisik ataupun ekonomi, tetapi juga berupa ujian terhadap mental pada mereka yang menghadapinya.

Di sisi lain, segala bentuk ujian ini dipandang sebagai peluang untuk menambah pundi-pundi amal kebaikan oleh sebagian orang. Pandemi Covid-19 menjadi ajang untuk menunjukkan jika rasa kemanusiaan terhadap sesama masih ada.

Seperti yang dilakukan oleh pemain belakang kesebelasan Chelsea, Antonio Rudiger, yang rela menyisihkan sebagian besar hartanya untuk menyediakan makanan bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Universitatsmedizin Berlin.

Pemain tim nasional kesebelasan Jerman itu memang seorang Muslim dan cukup taat dalam menjalankan ajaran agama Islam. Dia sadar betul ada banyak yang bisa dilakukan untuk membantu orang lain selama masa pandemi.

Pemain yang biasa disapa Toni itu membayarkan seluruh uang katering untuk tenaga medis di Rumah Sakit Universitatsmedizin tersebut pada bulan Mei 2020 silam. Rupanya di sanalah dia dilahirkan pada tahun 1993 yang lalu.

“Jadi saya memutuskan untuk memanggil katering dan membayarnya selama tiga bulan ke depan. Saya bersyukur bisa membalas kebaikan rumah sakit di masa pandemi virus corona ini,” kata Rudiger dikutip dari umma, 3 Maret 2021.

Rudiger memang termasuk salah satu pesepak bola yang bangga menunjukkan identitas keagamaannya. Bahkan di akun media sosial Instagram miliknya @toniruediger dia pernah mengumumkan kelahiran anaknya sembari mengucap syukur kepada Allah.

“Alhamdulillah untuk segalanya,” kata Rudiger disertai tagar #HustleMoreForYou #loveofmylife dan #proud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here