Doa untuk Prajurit yang Gugur dari Ratusan Santri Dewan Dakwah Lampung Kemiling

Bandar Lampung, Mediadakwah.id – Sebanyak 150 santri, asatiz, dan jemaah Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Al-Qur’an Dewan Dakwah Lampung Kemiling menyelenggarakan salat gaib berjemaah untuk prajurit yang wafat akibat tenggelamnya kapal selam KRI Nenggala 402 di perairan laut Bali beberapa waktu yang lalu.

Mudir Ponpes Tahfiz Al-Qur’an Dewan Dakwah Lampung Kemiling, Ustaz Saif Umar mengatakan, mereka yang wafat setelah tenggelamnya KRI Nenggala 402 insya Allah terhitung sebagai syuhada karena sebelumnya sedang bertugas dan berjuang dalam kebaikan.

“Setiap manusia pasti akan mengalami kematian, orang yang bijak ialah mereka yang senantiasa menyiapkan dirinya agar kematiannya dalam melakukan kebaikan. Semoga amal ibadah mereka diterima di sisil Allah subhanahu wa ta’ala,” kata Ustaz Saif dalam siaran pers yang diterima Media Dakwah, Selasa (27/4/2021).

Ustaz Saif melanjutkan, salat gaib yang dilaksanakan juga bertujuan untuk melatih para santri agar semakin mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus sebagai pembelajaran dan penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada mereka.

Harapannya agar para santri semakin peduli dengan nasib para saudara-saudaranya yang sebangsa dan setanah air serta menekankan kepada mereka bahwa dibutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit dalam memperjuangkan NKRI.

“Seperti yang dahulu diajarkan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada peristiwa Resolusi Jihad bahwasanya berjuang menjaga keamanan negara dan mempertahankan kemerdekaan merupakan kewajiban agama,” pungkas Ustaz Saif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here