DPR RI Tolak Rencana Pemerintah Impor 1 Juta Ton Beras

Gudang beras milik Bulog. Foto: bulog.co.id

Jakarta, Mediadakwah.id- Rencana pemerintah melakukan impor 1 juta ton beras ditolak DPR RI. Menurut Komisi IV DPR, penolakan ini sesuai dengan tata kelola komoditas pangan nasional yang harus mengutamakan produksi dalam negeri.

“Komisi IV menentang rencana impor beras karena dapat merugikan petani,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR Hasan Aminuddin, Senin, (15/3/2021).

Menurut Hasan, pemerintah harus berkomitmen melakukan pemenuhan pangan yang terjangkau melalui upaya peningkatan produksi komoditas pertanian. Karena itu, Hasan meminta Perum Bulog meningkatkan singkronisasi dan kordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, terutama dalam melakukan penyerapan.

“Kalau serapannya Bulog dilakukan maksimal, maka saya kira persoalan beras akan selesai,” tuturnya dikutip dari JPNN.COM.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan menilai ketersediaan pangan untuk tahun ini cukup dan tidak perlu melakukan impor. Hal tersebut dilihat dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat produksi beras pada 2020 sebesar 31,33 juta ton, mengalami kenaikan sekitar 21,46 ribu ton atau 0,07 persen dibandingkan 2019 sebesar 31,31 juta ton.

“Bulan Mei ini para petani se-Indonesia akan melakukan panen raya. Kami meminta keberpihakan kepada petani agar impor tidak dilakukan selama petani melakukan panen raya,” katanya.

Daniel berharap, seluruh pemangku kepentingan harus berkomitmen dalam mengutamakan produk dalam negeri agar masyarakat tidak dipersulit di masa pandemi covid-19 yang berkepanjangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here