Hapus Tato dan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah, Program Favorit DDII Probolinggo

Probolinggo, Mediadakwah.id- Masjid adalah basis pembinaan umat yang strategis. Dalam upaya mengoptimalkan fungsi masjid tersebut, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Probolinggo membuat terobosan melalui Gerakan Indonesia Shalat Subuh Berjama’ah & Kajian Islam Ba’da Subuh.

Menurut ketua DDII Kota Probolinggo, Ustadz Syuhada, kegiatan ini sudah berjalan sebelum adanya pandemi Covid-19. Akan tetapi selama pandemi kegiatan ini sempat terhenti.

“Karena itu, gerakan ini kembali dimulai pada Ahad, 16 Rajab 1442 H/ 28 Februari 2021 M dengan mengundang KH. Fathur Rohman, M.PdI, ketua Dewan Da’wah Jawa Timur sebagai penceramah, bertempat di masjid Al Hikmah, Jl. Gatot Subroto No 102 Kota Probolinggo,” jelas Ustadz Syuhada.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Kegiatan Gerakan Indonesia Shalat Subuh Berjama’ah ini mendapatkan respon yang positif dari Wakil Wali Kota maupun masjid-masjid yang ada di kota Probolinggo.

“Salah satu yang menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini karena hampir mayoritas pengurus Dewan Da’wah Kota Probolinggo adalah pengurus masjid di wilayahnya. Pengurus Dewan Da’wah Kota Probolinggo memang cukup aktif dan kreatif mengenalkan Dewan Da’wah kepada masyarakat,” ungkapnya.

Di antara program yang rutin dilakukan adalah pemberian sembako bagi warga tidak mampu, termasuk warga yang terdampak oleh Covid-19. Selain itu beberapa waktu lalu bersama LAZNAS Dewan Da’wah, mengadakan program penghapusan tato yang diadakan di rumah Walikota Probolinggo.

“Kegiatan yang semula akan dilaksanakan dalam satu masjid, tetapi Wali Kota memintanya untuk dilaksanakan di rumah dinas Walikota. Selain itu, kegiatan Dewan Da’wah menjadi lebih marak dan guyup karena setiap kegiatan melibatkan ibu-ibu Muslimat Dewan Da’wah dan juga para pemuda,” katanya.

Ustadz Syuhada berharap kegiatan konsolidasi dari pengurus Dewan Da’wah Jatim maupun pengurus Dewan Da’wah Pusat. Beberapa kegiatan yang diharapkan untuk bisa dilakukan di Probolinggo sebelum Ramadhan adalah kegiatan hapus tato dan pemberdayaan ekonomi umat. (Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here