Hina Pemain Kriket Inggris Terkait ISIS, Taslima Nasreen Dikecam

Feminis Bangladesh Taslima Nasreen telah dikecam keras karena mengatakan bahwa bintang kriket Inggris Moeen Ali akan bergabung dengan ISIS jika bukan karena kriketnya.

New Delhi, mediadakwah.id – Nasreen, yang diusir dari Bangladesh karena pandangan anti-Islamnya pada 1990-an, men-tweet: “Jika Moeen Ali tidak terjebak dengan kriket, dia akan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.”

Tidak jelas mengapa dia memposting tweet itu tetapi selama akhir pekan Ali menjadi berita utama karena dilaporkan meminta Chennai Super Kings untuk menghapus logo sponsor produk perusahaan alkohol dari seragam timnya. 

Mengutip India Today, CEO Chennai Super Kings, Kasi Viswanathan menepis laporan yang mengklaim Pemain serba bisa berusia 33 tahun itu membuat permintaan tersebut.

“Tidak benar (dalam laporan media),” Chief Executive Officer CSK Kasi Vishwanathan mengonfirmasi kepada India Today ketika dia ditanya tentang dugaan permintaan Moeen.

Kemudian pada Selasa, (6/4/2021) malam Nasreen, yang menyebut dirinya sebagai “Humanis Sekuler dan Feminis,” memberikan penjelasan pada postingan tweetnya:

“Pembenci tahu betul bahwa tweet Moeen Ali saya bersifat sarkastik. Tapi mereka menjadikan itu masalah untuk mempermalukan saya karena saya mencoba untuk mensekulerkan masyarakat Muslim & saya menentang fanatisme Islam. Salah satu tragedi terbesar umat manusia adalah kaum kiri pro-perempuan mendukung anti-perempuan Islamis. ”

Setelah posting Nasreen mendapati dirinya menerima reaksi media sosial.

Pahlawan Piala Dunia Kirket Inggris Jofra Archer memberikan tanggapan yang tajam terhadap posting kontroversial penulis Bangladesh Taslima Nasreen di rekan setimnya Moeen Ali.

Archer menjawab dengan bertanya-tanya ada apa dengan penulisnya. “Apakah kamu baik-baik saja ? Saya tidak berpikir Anda baik-baik saja, ”kata Archer sambil mengutip tweet Nasreen.

“Sarkastik? Tidak ada yang tertawa, bahkan diri Anda sendiri, paling tidak yang dapat Anda lakukan adalah menghapus tweet, ”kata Archer.

Moeen Ali, yang memenangkan Piala Dunia 2019 bersama Inggris, telah berada di Mumbai bersama Chennai Super Kings, bersiap untuk Liga Premier India (IPL) 2021. Ali dibeli oleh CSK seharga Rs 7 crore pada lelang IPL 2021.

Nasreen, 59, adalah seorang penulis feminis, Atheist yang dipaksa keluar dari negaranya karena tulisannya yang kontroversial dan anti-Islam.

Pada tahun 1993, sebuah fatwa dikeluarkan terhadapnya sebagai reaksi terhadap novelnya Lajja yang menggambarkan penganiayaan terhadap sebuah keluarga Hindu oleh Muslim.

Beberapa hari kemudian dia meninggalkan negara itu untuk mencari perlindungan di Swedia. Dari Eropa ia pindah ke India pada tahun 2004, tetapi kehadirannya dikritik tajam oleh umat Islam di sana. Nasreen kemudian melarikan diri ke Amerika Serikat.

Sumber: 5 Pillars | India Today | thedailystar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here