Kemenag Terus Persiapkan Penyelenggaraan Ibadah Haji

Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, Mediadakwah.id – Pemerintah terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji mulai dari penyiapan dokumen jemaah yang dilakukan bertahap, pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mulai dilakukan dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Kementerian Agama Republik Indonesia juga sudah membentuk tim manajemen krisis pada akhir bulan Desember 2020 yang hingga saat ini terus bekerja mempersiapkan beragam skenario.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi melalui Konsul Haji KJRI Jeddah. Kepastian ibadah haji menunggu info resmi dari Saudi. Sampai saat ini belum ada info resmi dari Saudi terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji 2021 Masehi atau 1442 Hijriah,” kata Yaqut dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Rabu 10 Februari 2021.

Terkait kabar persyaratan vaksin bagi jemaah haji dari Kementerian Kesehatan Saudi, Yaqut mengatakan apakah info tersebut bersifat internal atau untuk negara lain juga. Berita yang beredar itu juga tidak bisa dijadikan dasar karena belum ada surat atau pemberitahuan resmi dari Saudi.

“Dalam berita, kan, tidak ada penegasan syarat vaksin itu apakah untuk persiapan internal Saudi, ataukah juga merupakan pesan buat negara pengirim jemaah lainnya. Tidak ada keterangan tentang itu,” kata Yaqut.

Hal senada disampaikan Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali. Menurutnya, pernyataan Menteri Kesehatan Saudi bukan kepada jemaah haji tapi terkait petugas medis internal Kemenkes Saudi yang akan berpartisipasi pada musim haji tahun 2021.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak Kemenkes Saudi dan Jubir Kemenhaj bahwa untuk petugas haji dari luar Saudi dan jemaah haji luar Saudi belum ada pernyataan terkait vaksin ataupun yang lainnya,” kata Endang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here