Kemendang Gandeng BPJPH untuk Dorong Ekspor Produk Halal Indonesia

Ilustrasi produk halal. (Foto: net)

Jakarta, Mediadakwah.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag untuk mendorong ekspor produk halal Indonesia ke pasar global.

Plt. Kepala BPJPH, Mastuki mengatakan, inisiasi ini dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan teknis sertifikasi halal untuk usaha mikro dan kecil (UMK) yang berorientasi ekspor.

“Kami siap berkolaborasi dalam mendorong produk halal UMK ke pasar ekspor melalui percepatan sertifikasi halal,” kata Mastuki dalam siaran pers yang diterima Media Dakwah, Rabu (31/3/2021).

Dia melanjutkan, BPJPH tengah menyiapkan skema percepatan sertifikasi halal kepada UMK yang bertujuan ekspor mulai dari bimbingan teknis kepada UMK, pelatihan, atau fasilitasi dan pendampingan bersama mitra kementerian maupun lembaga dan instansi swasta.

BPJPH, katanya, juga dapat menyelenggarakan kelas halal (halal class) dan konsultasi khusus bagi UMK, dengan materi jaminan produk halal masuk dalam kurikulum pelatihan ekspor.

“Untuk itu, data perusahaan atau produk halal yang siap masuk ekspor dapat diberikan ke BPJPH,” kata Mastuki.

Kemudian negara-negara yang menjadi tujuan ekspor juga perlu dimasukkan ke dalam daftar. Ini terkait kerja sama keberterimaan sertifikasi halal Indonesia yang dipersiapkan oleh BPJPH.

“Dan itu akan berlaku timbal balik bagi dan untuk negara tujuan maupun Indonesia,” imbuhnya.

Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag, Olvy Andrianita mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan sertifikasi halal sebagai salah satu kriteria produk UMK berorientasi ekspor.

“Selanjutnya, produk yang sudah bersertifikasi halal akan didorong menembus pasar ekspor yang terbuka di berbagai negara,” kata Olvy.

Olvy melanjutkan, payung besar MoU antara BPJPH dan Kemendag sudah ada dan tinggal menunggu pengimplementasian.

Pemerintah, kata Olvy, menyadari sektor ekspor memegang peranan penting di masa pandemi saat ini, di samping investasi.

“Target ekspor kita adalah produk makanan dan minuman, selain ada rempah-rempah, kopi, dan sebagainya,” jelas Olvy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here