Memetik Pelajaran dari Hidayah Keislaman Tsumamah bin Usal RA

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Bandar Lampung, Mediadakwah.id – Tidak ada yang tahu kapan hidayah akan datang. Namun ketika Allah SWT menghendaki seseorang mendapatkan hidayah maka tidak ada satu makhlukpun yang dapat mencegahnya.

Adapun kita hanya bisa memetik pelajaran dari proses hidayah seseorang, seperti yang dialami salah satu sahabat bernama Tsumamah bin Usal RA saat Allah SWT memberinya hidayah keislaman.

Tsumamah bin Usal RA awalnya menolak ajakan Rasulullah SAW untuk memeluk agama Islam melalui sepucuk surat. Dahulu kala dia adalah seorang kepala suku Hanafiyah di daerah Yamamah.

Dikutip dari laman Dewandakwahlampung.com, singkat cerita Tsumamah kemudian memutuskan untuk melaksanakan umrah pada tahun keenam hijrah.

Namun saat kaki Tsumamah menginjak perbatasan dia ditangkap oleh penjaga imigrasi di Kota Madinah.

Tsumamah pun kemudian dibawa dan diikat di salah satu tiang Masjid Nabawi. Kabar ditangkapnya Tsumamah sampai ke telinga Rasulullah SAW.

Beliau SAW yang berhati mulia kemudian menginstruksikan umat Islam yang lain untuk menghindangkan makanan dan susu untuk Tsumamah.

Di sisi lain, para sahabat Nabi menunggu sekiranya keputusan apa yang akan diambil Rasulullah SAW kepada Tsumamah.

Rupanya saat Rasulullah SAW menemui Tsumamah terjadi peristiwa yang tidak disangka-sangka. Dia yang dahulu menolak ajakan memeluk agama Islam malah menyatakan keislamannya di hadapan Nabi SAW.

Alasan Tsumamah berubah pikiran dari menolak syariat Islam menjadi menerimanya sangat sederhana, yaitu karena Rasulullah SAW memuliakan dirinya.

Padahal Tsumamah pernah menghina saat membaca surat yang diterima dari Rasulullah dan juga melakukan pembunuhan kepada sahabat Nabi.

Bahkan proses masuknya Islamnya Tsumamah menjadi sebab disyariatkan setiap orang untuk mandi saat menyatakan memeluk agama Islam.

Dalam Kitab Bulughul Maram karya Imam Nawawi, beliau mencantumkan kisah yang berkenaan tentang Tsumamah dalam sebuah hadis terkait tata cara seseorang masuk agama Islam.

[وعن أبي هريرة رضي الله عنه: ( في قصة ثمامة بن أثال عندما أسلم وأمره النبي صلى الله عليه وسلم: أن يغتسل ) رواه عبد الرزاق ، وأصله متفق عليه.

“Dari Abu Hurairah RA, dalam kisah Tsumamah bin Usal, saat ia masuk Islam, Nabi memerintahkan untuk mandi.” (Muttafaq alaihi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here