Muslimah Pertama yang Syahid di Jalan Allah

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Mediadakwah.id – Di tahun-tahun pertama dakwah Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, banyak di antara kaum Muslimin yang menjadi budak-budak orang-orang musyrik  yang mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan. Mulai dari siksaan, boikot, dan sebagainya.

Mereka di antaranya adalah Ammar bin Yasir radhiyallahu’anhu yang masuk Islam bersama kedua orang tuanya. Mereka adalah budak Bani Makhzum yang salah satu anggotanya bernama Abu Jahal, si bapak kebodohan.

Saat memberikan tekanan fisik kepada kaum Muslimin yang dianggap lemah, Abu Jahal memimpin orang-orang musyrik untuk menyeret Ammar dan kedua orang tuanya (Yasir dan Sumayyah radhiyallahu anhuma) ke tengah padang pasir yang panas membara.

Kala itu Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam lewat selagi mereka dan kaum Muslimin lainnya disiksa habis-habisan. 

“Sabarlah, wahai keluarga Yasir! Sesungguhnya tempat yang sudah dijanjikan bagi kalian adalah surga,” sabda Rasulullah.

Mendengar seruan Rasulullah, Sumayyah bertambah tegar dan optimistis. Bahkan dia pun tak segan-segan mengulang-ulang kalimat tauhid di hadapan para petinggi Quraisy, terutama si Abu Jahal.

“Aku bersaksi bahwa engkau adalah Rasulullah dan aku bersaksi bahwa janjimu adalah benar!” kata Sumayyah.

Abu Jahal yang mendengar perkataan itu pun semakin putus asa. Akhirnya dia melampiaskan keberangannya dengan cara menusukkan tombak kepada Sumayyah sampai menembus tubuhnya dan menghilangkan nyawanya.

Yasir dan Sumayyah, sepasang suami istri yang banyak menjadi panutan orang-orang kala itu meskipun berstatus budak, telah menghadap Allah subhanahu wa ta’ala dalam keadaan syahid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here