Pak Natsir dan Mosi Integral Kunci di Balik Lahirnya NKRI

Wakil Ketua MPR-RI, Zulkifli Hasan mengatakan, perjuangan Mohammad Natsir dengan Mosi Integralnya merupakan kunci lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Foto: Tangkapan layar YouTube Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia)

Jakarta, Mediadakwah.id – Perjuangan Mohammad Natsir dengan Mosi Integralnya yang disampaikan pada 3 April 1950 yang lalu merupakan tonggak sejarah yang teramat penting setelah proklamasi kemerdekaan.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Zulkifli Hasan mengatakan, melalui gerakan yang diggalang Natsir itu lahirlah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menggantikan Republik Indonesia Serikat (RIS), yang merupakan hasil perundingan Konferensi Meja Bundar dengan Belanda.

“Setiap wilayah mau menerima usulan Pak Natsir dan memilih bersatu dengan wilayah-wilayah lain,” kata Zulkifli Hasan dalam pidato ‘Memperingati Mosi Integral Mohammad Natsir’ yang digelar oleh Uhamka dan MPR RI, kemarin.

Hasil kerja keras Pak Natsir kemudian diakui dan dibayar oleh Bung Hatta dengan resminya Proklamasi Kedua pada 17 Agustus 1950. Demikian pula Bung Karno membayar kerja kerasnya dengan pemberian jabatan Perdana Menteri kepada Pak Natsir.

Politisi Partai Amanat Nasional itu melanjutkan, bersatunya setiap wilayah-wilayah di dalam sistem pemerintahan RIS untuk menjadi NKRI bukannya tanpa sebab. Ada alasan di balik itu semua, sehingga mereka mau menerima usulan Pak Natsir.

Pertama, kata Zulkifli, Pak Natsir langsung datang ke setiap daerah dan memahami setiap latar belakang dan situasi di sana. Kedua beliau juga cakap dalam melobi dan berunding dengan setiap tokoh-tokoh di masing-masing wilayah RIS.

“Maka tokoh kunci di balik lahirnya Indonesia sebagai negara kesatuan adalah Mohammad Natsir dengan Mosi Integralnya,” ujar politisi yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here