PAU Wakaf Diharapkan Mampu Ciptakan Produk Keilmuan

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Mediadakwah.id – Umat Islam di Indonesia secara umum masih belum mengenal betul konsep wakaf. Di jenjang lembaga pendidikan seperti sekolah umum, ilmu tentang wakaf tidak diajarkan sebagaimana zakat yang sudah dikenalkan sejak SD.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengatakan, kehadiran Pusat Antar Universitas (PAU) Wakaf yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia membawa angin segar.

“PAU Wakaf bisa menciptakan produk keilmuan wakaf di Indonesia,” kata Tarmizi dikutip dari laman Bimasislam.kemenag.go.id, Senin (22/3/2021).

Tarmizi melanjutkan, kehadiran PAU diharapkan mampu meningkatkan literasi umat Islam di Indonesia tentang ilmu wakaf serta melahirkan kebijakan berbasis riset yang memperkuat sistem perwakafan.

Selain itu, kehadiran PAU juga diharapkan bisa berdampak signifikan terhadap meningkatnya jumlah wakaf serta aset wakaf di Indonesia.

“PAU juga diharapkan dapat melahirkan pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here