Suami yang Bertanggung Jawab Sosok Idaman Para Istri

Dalam Islam suami harus menjadi sosok yang bertanggung jawab pada keluarganya. (Foto: shutterstock)

Bandung, Mediadakwah.id – Islam mengatur hubungan antara suami dan istri sedemikian indahnya. Dalam sebuah hubungan pernikahan sudah menjadi sifat yang manusiawi jika seorang istri menginginkan suami yang bertanggung jawab.

Menurut Ustaz Maman Surahman, dalam sebuah hubungan pernikahan sosok suami memang mesti menanggung tanggung jawab yang besar. Bukan hanya tentang tanggung jawab secara lahir tetapi juga yang berkaitan dengan masalah batin anggota keluarganya.

“Karena nanti di dalam rumah tangga sosok suamilah yang bertanggung jawab mendidik anak-anaknya. Walaupun secara teknis adalah ibu yang mendidik anak, tetapi grand design-nya dari sang ayah,” kata Ustaz Maman dalam kajian tematik ‘Apa yang Dikehendaki Istri dari Suami’ yang disiarkan di kanal YouTube Pemuda Istiqomah TV, Senin 22 Februari 2021.

Ustaz Maman melanjutkan, sebagai qowwam atau imam di dalam rumah tangga, sosok suami juga berkewajiban untuk mendidik istrinya. Maka di sini diperlukan juga peran istri untuk melihat posisi sang suami sebagai pemimpin yaitu dengan cara tidak mendahuluinya dalam hal apapun.

“Makanya suami harus mampu memberikan contoh yang baik kepada anggota keluarganya,” ujar Ustaz Maman.

Di sisi lain, seorang suami juga harus kuat baik secara fisik dan mental agar bisa menjadi sandaran bagi istri dan keluarganya. Hal ini pun membutuhkan peran dan dukungan dari istri agar sang suami mampu menjadi qowwam bagi keluarga.

Ustaz Maman mencontohkan, pada saat Khadijah RA dinikahi Rasulullah SAW sebelum zaman kenabian, Ummahatul Mukminin tetap menjadikan suaminya sebagai qowwam dan juga sandaran meskipun Khadijah memiliki kedudukan yang tinggi di tengah-tengah masyarakat Arab Quraisy pada saat itu.

Bahkan, kata Ustaz Maman, menurut riwayat sejarah disebutkan bahwa rumah tangga Rasulullah dan Khadijah itu sangat adem. Jika para sahabat radhiyallahu anhuma datang bertamu ke rumah Rasulullah dan Khadijah akan sangat terasa suasana yang tenteram.

Atas sebab baktinya Khadijah kepada Rasulullah itulah malaikat Jibril menitipkan salam kepada Nabi SAW untuknya dan mengabarkan bahwa dia akan mendapatkan istana yang terbuat dari permata kelak di surga.

“Lihat, seorang istri yang mengabdi dan melayani suami kelak akan mendapatkan istana di surga. Khadijah pasti lelah dalam melayani Rasulullah, tetapi lelahnya itu sejatinya adalah membangun istana di surga,” kata Ustaz Maman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here