Tujuan Puasa Bukan untuk Menjadi Kurus

Ilustrasi berpuasa. (Foto: Shutterstock)

Jakarta, Mediadakwah.id – Pada hakikatnya tujuan puasa di bulan Ramadan yaitu agar kita meraih ketakwaan, bukan agar tubuh menjadi lebih kurus atau langsing dari sebelumnya.

Ketua Umum Dewak Da’wah Islamiyah Indonesia, Dr. Adian Husaini mengatakan, selama bulan Ramadan umat Islam harus betul-betul menjaga niat puasa di bulan Ramadan hanya karena Allah supaya bisa mencapai derajat takwa.

“Tujuan puasa Ramadan bukan fisik. Bukan untuk menurunkan berat badan, saya belum pernah menemukan dalil perintah puasa supaya kurus,” kata Dr. Adian dalam ceramah selepas Salat Zuhur di Masjid Al-Furqon, Selasa (13/4/2021).

Meskipun aktivitas puasa Ramadan didominasi dengan aktivitas fisik namun tujuannya bersifat batiniyah yaitu untuk mencapai ketakwaan. Menurut Dr. Adian di sinilah letak keunikan ibadah puasa Ramadan.

Seseorang yang berhasil mencapai ketakwaan, kata Dr. Adian, maka dia berhasil meraih maqom tertinggi. Selain itu seorang Muslim yang bertakwa pun dianggap sebagai pribadi yang mulia.

“Siapa yang bertakwa maka Allah akan memberikan jalan keluar, rezeki dari arah tidak disangka-sangka, kemampuan untuk membedakan mana yang haq dan batil,” katanya.

Dia menguraikan, untuk mencapai derajat ketakwaan maka seorang Muslim harus mampu berbuat adil, bahkan kepada seseorang atau sekelompok lain yang tidak disukai atau sepaham dengannya.

Adapun, jelas Dr. Adian, menurut para ulama yang dimaksud dengan adil yaitu mampu menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Bukan adil dalam arti sama atau seimbang.

Maka dari itu, Dr. Adian mengajak kepada seluruh kaum Muslimin di Indonesia untuk memanfaatkan momen Ramadan dengan memperbanyak amal saleh, sehingga dapat keluar menjadi pemenang.

“Kenapa Ramadan tahun ini menjadi istimewa? Karena datang pada saat pandemi, ketika musibah hadir. Maka ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menggandakan amal saleh,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here