Wapres: Masyarakat Ekonomi Syariah Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Jakarta, Mediadakwah.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, Senin, (22/03/2021) melantik Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Periode 1442-1445 H (2021-2024) secara virtual. Sebagai Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat MES, ia mengucapkan selamat kepada sejumlah tokoh yang mendapat amanah kepengurusan ini.

“Selamat kepada pengurus MES yang baru, semoga pengabdian saudara-saudara dalam menjalankan tugas dan peranannya dalam MES menjadi amal ibadah di sisi Allah Swt. Semoga pengurus MES yang baru dilantik dapat membaw kejayaan bagi Ekonomi syariah di Indonesia,” ucapnya

KH. Ma’ruf Amin menyambut baik Visi-Misi dan arah kebijakan MES. Baginya, mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi dan keuangan syariah mesti diraih dengan gotong royong, sehingga implementasinya hanya dapat berjalan optimal bila ada dukungan dan sinergi dari semua pihak, baik internal maupun eksternal.

Mengingat ummat Islam Indonesia saat ini dihadapi dengan tantang ekonomi pasca Pandemi Covid-19, Wakil Presiden itu mengharapkan peran MES untuk mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia.

“Kehadiran MES harus bisa dirasakan masyarakat, dan turut aktif menghadirkan solusi ummat. Pengurus MES diharapkan segera menyusun Program Kerja yang efektif, solutif, dan berdampak besar. MES diharapkan konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia yang diharapkan bisa lebih luas dan membumi menyentuh ummat secara langsung” imbuh Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini.

Secara khusus, ia meminta agar MES dapat menjadi motor penggerak dan pengembang bagi ekonomi masyarakat, agar mampu menjadi rantai industri halal global untuk memacu pertumbuhan usaha dan meningkatkan tatanan ekonomi ummat.

Dengan segenap amanah yang di embannya, pengurus baru MES diharapkan segera menerapkan program kemitraan yang dapat meningkatkan pendampingan dan koloborasi yang menguntungkan antara usaha mikro dan makro. Di samping itu, kehadiran MES juga diharapkan mampu mewujudkan inkubasi bagi para pengusaha, dan membangun pusat bisnis syariah yang didukung infrastruktur digital sebagai sarana interaksi antar pelaku bisnis syariah.

Terkait perkembangan ekonomi syariah, instansi Pesantren mendapat perhatian khusus dari KH. Ma’ruf Amin.

“Pesantren memiliki potensi yang besar dalam membangun dan menggerakkan ekonomi ummat. Saya mengharap agar MES dapat aktif dalam membina dan memberdayakan ekonomi Pesantren.”

Pada kegiatan tersebut juga ditampilkan peta sebaran MES, baik nasional maupun internasional, di antaranya: 29 Wilayah (provinsi), 95 Daerah (kota), dan 9 Wilayah Khusus (luar negeri). Disebutkan pula total jumlah dari pengurus tersebut, yakni: 5.590 pengurus Daerah, 3.154 pengurus Wilayah, dan 298 pengurus Wilayah khusus

Melihat peta sebaran MES yang cukup besar ini, KH. Ma’ruf Amin pada penutup sambutannya, menegaskan tentang optimalisasi jaringan MES untuk menjalin kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pelaku bisnis dan pemangku kebijakan setempat. Ini dilakukan demi mendongkrak pertumbuhan industri ekonomi syariah yang berdaya saing, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

“Saya berharap dengan dilantiknya saudara-saudara sekalian sebagai pengurus MES 2021-2023, akan melahirkan pemikiran dan kegiatan yang inovatif, kritis dan out of the box” ucapnya.

Red: Jaka Setiawan
Rep: Azzam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here