Zikir yang Selalu Ali Bin Abi Thalib RA Jaga

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Jakarta, Mediadakwah.id – Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah salah satu sahabat yang termasuk ke dalam golongan assabiqunal awwalun atau orang-orang pertama yang memeluk agama Islam. Dia adalah sepupu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan menjadi khalifah keempat setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhuma.

Dalam sebuah riwayat Ali pernah menyatakan bahwa istirnya yaitu Fatimah radhiyallahu ‘anha (yang juga putri dari Rasullah shallallahu ‘alaihi wasallam) memperlihatkan bekas tangannya akibat alat penumbuk tepung, dan ketika itu ada seorang pelayan yang menawarkan dirinya kepada Rasulullah.

Maka Fatimah pun datang ke rumah Rasulullah untuk menemui sang ayah tercinta (untuk meminta seorang pelayan). Namun Fatimah tidak berhasil menemui ayahnya di rumah dan hanya menemui Ibunda Kaum Muslimin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha. Lalu Fatimah pun memberitahukan maksud kedatangannya kepada ‘Aisyah.

Kemudian ketika Rasulullah datang, ‘Aisyah pun menyampaikan pesan dari Fatimah kepadanya. Seketika itu Rasulullah pun segera mendatangi Fatimah dan Ali pada saat mereka hendak beristirahat. Tahu Baginda Nabi datang, merekapun segera bangun, namun Rasulullah mencegah mereka sembari bersabda, “Tetaplah di tempat kalian.”

Dikutip dari buku Amalan Sunah Sehari-hari Rasulullah’ karya Abdullah bin Hamud Al-Furaih, Ali kemudian mengatakan Rasulullah duduk di antara mereka berdua, sampai-sampai Ali bisa merasakan dinginnya telapak kaki Baginda Nabi di dadanya. Rasulullah kemudian bersabda,

“Inginkah kalian berdua aku ajarkan sesuatu ang lebih baik daripada apa yang kalian minta? Apabila kalian berbaring hendak tidur maka bacalah takbir sebanyak 33 kali, tasbih sebanyak 33 kali , dan tahmid sebanyak 33 kali. Sesungguhnya yang demikian itu lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu.” (Hadis Riwayat Al-Bukhari nomor 3705 dan Muslim nomor 2727)

Di riwayat yang lain Ali radhiyallahu ‘anhu berkata, ” Aku tidak pernah meninggalkan bacaan tersebut semenjak aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” Seseorang bertanya kepadanya, “Tidak juga kah pada malam perang Shiffin?” Ali menjawab, “Ya, tidak juga pada malam perang Shiffin.” (Hadis Riwayat Al-Bukhari nomor 5362 dan Muslim nomor 2727)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here